PATINEWSCOM
Upaya pencarian terhadap seorang warga Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo terus berlanjut. Setelah sebelumnya memasuki hari keempat dengan penyisiran intensif, pada hari kelima Polsek Gunungwungkal bersama jajaran Polresta Pati kembali memimpin operasi pencarian terpadu, Sabtu (17/1/2026).
Korban diketahui bernama Sudi (52), buruh tani asal Desa Perdopo. Sejak dinyatakan hilang beberapa hari lalu, aparat kepolisian secara konsisten mengoordinasikan pencarian bersama unsur TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat di sepanjang aliran Sungai Kedungdowo.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno mengatakan, kelanjutan pencarian di hari kelima merupakan tindak lanjut dari evaluasi hasil operasi hari keempat. Penyisiran kembali difokuskan dari titik awal hingga muara sungai untuk memastikan tidak ada area yang terlewat.
"Sejak hari kelima kemarin hingga hari kelima ini, kami tetap memaksimalkan pencarian bersama seluruh unsur. Metode penyisiran diperluas, dimulai dari TPI Sambiroto Kecamatan Tayu hingga ke muara sungai," ujar AKP Sukarno.
Ia menegaskan, keterlibatan Polri secara berkelanjutan dalam operasi pencarian ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan musibah akibat bencana alam.
"Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Ketika warga tertimpa musibah, kami pastikan negara hadir dan tidak berhenti berupaya," tegasnya.
AKP Sukarno menjelaskan, tim gabungan yang terlibat terdiri dari personel Polresta Pati, Polsek Gunungwungkal, Koramil, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar. Sinergi lintas sektor ini terus diperkuat dari hari ke hari guna meningkatkan efektivitas pencarian.
Namun demikian, hingga hari kelima pencarian, korban masih belum ditemukan. Kendala utama di lapangan masih sama seperti hari sebelumnya, yakni arus sungai yang deras, air keruh, serta cuaca yang tidak menentu.
"Arus cukup deras dan jarak pandang terbatas masih menjadi tantangan serius. Selain itu, pendangkalan di area muara juga menyulitkan manuver perahu pencari," jelas AKP Sukarno.
Pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB karena kondisi gelap dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi untuk evaluasi. Kepolisian memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.
"Selama korban belum ditemukan, kami bersama tim gabungan akan terus berupaya maksimal. Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen kami untuk memberikan kepastian serta harapan bagi keluarga korban," pungkas AKP Sukarno.
#banjir #fyp #virals #jangkauansemuaorang #story