RS Keluarga Sehat Rembang Resmi Hadir, Bawa Layanan Modern Berbasis AI dan IoT
REMBANG — PATINEWSCOM
RS Keluarga Sehat Rembang resmi diperkenalkan kepada masyarakat melalui acara Grand Opening, Rabu (9/9/2026). Rumah sakit yang berlokasi di Desa Pasar Banggi, KM 5 Jalan Raya Rembang–Lasem ini menjadi cabang keempat dalam jaringan KSH Group.
Direktur Utama PT KSC, dr. Benny Purwanto, MARS, P.H.Eng, mengatakan kehadiran RS Keluarga Sehat Rembang merupakan bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Rembang dan wilayah sekitarnya.
Selama ini, masyarakat Rembang yang membutuhkan layanan di RS Keluarga Sehat harus menempuh perjalanan menuju RS Keluarga Sehat Pati. Dengan hadirnya RS Keluarga Sehat Rembang, akses tersebut diharapkan menjadi lebih dekat dan mudah.
“Kami hadir di Rembang, siap melayani dengan sepenuh hati, lengkap dan canggih,” ujar dr. Benny dalam sambutannya.
Dibangun Setelah Proses Panjang
dr. Benny menjelaskan, proses pembangunan RS ini dimulai sejak akhir 2023. Setelah memperoleh dukungan pemangku kepentingan di Kabupaten Rembang, PT KSC melakukan studi kelayakan sekaligus pemetaan lokasi.
Lokasi di Desa Pasar Banggi dipilih karena berada di jalur strategis Jalan Raya Rembang–Lasem dan menjadi salah satu pintu masuk Kabupaten Rembang dari arah timur.
Penyusunan master plan dan Detail Engineering Design (DED) dilakukan bersama konsultan hospital planner PT Medisain. Sementara pembangunan fisik dikerjakan kontraktor nasional NRC mulai Juni 2025.
Sejumlah penyesuaian dilakukan mengikuti ketentuan terbaru terkait penyelenggaraan rumah sakit, termasuk konsep rumah sakit berbasis kompetensi, ruang perawatan sesuai ketentuan KRIS, kapasitas tempat tidur serta berbagai sistem penunjang rumah sakit.
Perizinan dan persiapan operasional kemudian dilakukan secara bertahap. PBG terbit pada 22 Oktober 2024, sedangkan SLF terbit pada 6 Agustus 2026.
Siapkan 100 Tempat Tidur dan CTScan 128 Slice
RS Keluarga Sehat Rembang memiliki kapasitas awal 100 tempat tidur dengan berbagai fasilitas penunjang.
Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain bedah sentral dengan Modular Operating Theater (MOT), IGD, CT Scan 128 slice, ruang VK dan rawat gabung, serta ruang perawatan suite room.
Rumah sakit tersebut juga menyiapkan sejumlah layanan unggulan, seperti Trauma Center, Uro-nefro Endourology Laser untuk penanganan batu ginjal, bedah minimal invasif berbasis endoskopi, serta layanan KIA dengan tim yang seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatannya perempuan.
Selain itu, berbagai peralatan medis telah dipersiapkan, mulai dari digital radiologi, meja dan lampu operasi, mesin anestesi, endoscopy, laparoscopy, ventilator, patient monitor, alat laboratorium, USG 4D hingga echocardiography.
Rekrut 150 SDM dan 23 Dokter Spesialis
Untuk mendukung pelayanan, RS Keluarga Sehat Rembang pada tahap awal merekrut sekitar 150 sumber daya manusia (SDM) dan 23 dokter spesialis.
Manajemen dan struktur organisasi telah dipersiapkan sejak Februari 2026. Para SDM yang direkrut kemudian menjalani on the job training selama dua bulan di Training Center RS Keluarga Sehat Pati.
dr. Benny mengatakan pelatihan tersebut dilakukan agar tenaga yang bertugas di RS Keluarga Sehat Rembang mampu memberikan standar pelayanan yang diharapkan masyarakat sejak awal operasional.
“Kami berharap pelayanan kesehatan di RS Keluarga Sehat Rembang akan sama baiknya dengan RS Keluarga Sehat Pati yang sudah banyak menjadi rujukan masyarakat Rembang selama ini,” katanya.
Dorong Konsep Smart Hospital
RS Keluarga Sehat Rembang turut mengadopsi konsep Smart Hospital dengan pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).
Sistem digital tersebut diarahkan untuk meningkatkan kecepatan pelayanan, akurasi data, personalisasi layanan, serta mengurangi potensi kesalahan manusia.
Salah satu layanan yang dikembangkan adalah aplikasi berbasis AI yang memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai kesehatan, fasilitas rumah sakit hingga dokter yang berpraktik di RS Keluarga Sehat secara real time.
dr. Benny menegaskan pemanfaatan AI bukan untuk menggantikan manusia dalam pelayanan kesehatan, melainkan membantu SDM bekerja lebih produktif, cepat dan dengan tingkat kesalahan yang lebih rendah.
Awal Operasional Belum Melayani BPJS
Pada awal operasional, RS Keluarga Sehat Rembang belum dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Manajemen menyebut proses tersebut masih menunggu persiapan akreditasi dan persetujuan dari otoritas BPJS.
Meski demikian, RS Keluarga Sehat Rembang menawarkan layanan kesehatan yang lengkap dan modern dengan konsep pelayanan yang nyaman, humanis dan terintegrasi.
dr. Benny berharap kehadiran rumah sakit tersebut dapat diterima masyarakat Rembang, Lasem, Kragan dan wilayah sekitarnya.
“KSH mampu memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, mengedepankan keselamatan pasien, lengkap, modern dan terjangkau melalui pelayanan kesehatan terintegrasi dan personal dengan pemanfaatan Smart Hospital berbasis AI dan IoT,” pungkasnya.