Empat Siswa MTsN 1 Pati Lolos OMI Provinsi, Pembinaan Intensif Mulai Digenjot
PATI – MTsN 1 Pati langsung mempersiapkan empat siswanya yang berhasil lolos ke tingkat provinsi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat kabupaten.
Keempat siswa tersebut kini mengikuti pembinaan intensif dan komprehensif sebagai persiapan menghadapi persaingan di tingkat provinsi yang diprediksi lebih ketat.
Empat siswa yang lolos yakni Naufal Alfariqo Herbiana, juara 1 bidang Matematika; Gandi Aregha Windu, juara 2 bidang Matematika; David Mulia Putra, juara 2 bidang IPA; serta Daffa Aksel Alvaro, juara 2 bidang IPS.
Ketua Program Unggulan MTsN 1 Pati, Eka Lia Susanti, mengatakan persiapan menuju tingkat provinsi membutuhkan peningkatan strategi. Pembinaan tidak lagi sebatas penguasaan materi dasar, namun diarahkan pada materi tingkat lanjut sekaligus penguatan mental kompetisi.
“Saat ini anak-anak mengikuti training center dan pemadatan materi, simulasi ujian berbasis standar provinsi, hingga strategi menghadapi tekanan psikologis. Didampingi oleh mentor khusus, anak-anak kami gembleng untuk menguasai manajemen waktu serta mental juara,” jelas Eka, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, keterbatasan waktu persiapan menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi. MTsN 1 Pati menerapkan skema dispensasi akademik terstruktur agar para siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran reguler sembari menjalani pemusatan latihan.
Pendekatan personal dari mentor dan dukungan warga madrasah juga diperkuat untuk menjaga kondisi psikologis para peserta.
“Di tengah waktu persiapan yang singkat, kami menyiasatinya dengan memberikan dispensasi akademik terstruktur agar anak-anak tetap bisa mengikuti kegiatan KBM reguler sekaligus fokus pada bimbingan,” ungkapnya.
Eka menambahkan, pendampingan psikologis diberikan secara intensif agar siswa mampu menghadapi tekanan kompetisi tanpa mengalami stres berlebihan.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pati Wahyu Hidayat mengapresiasi kerja sama tim program unggulan, guru pembimbing, dan para siswa dalam menjaga ritme belajar di tengah jadwal yang padat.
Ia menegaskan, madrasah akan memberikan dukungan penuh, baik melalui fasilitas akademik maupun motivasi moral secara berkala.
“Pengumuman lolos ini tentu menjadi kabar membanggakan sekaligus menjadi bukti buah dari ikhtiar bersama. Jangan sampai lengah karena perjuangan belum selesai, tantangan di tingkat provinsi jauh lebih kompetitif,” ujar Wahyu.
Wahyu berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh keempat siswa untuk meraih prestasi lebih tinggi dan membawa nama MTsN 1 Pati ke tingkat nasional.
“Harapan kami, kesempatan emas ini dapat dioptimalkan untuk membawa nama baik madrasah ke panggung nasional,” pungkasnya.
