Peringati World Cleanup Day, MTsN 1 Pati Ajak Siswa Bangun Budaya Peduli Lingkungan

Peringati World Cleanup Day, MTsN 1 Pati Ajak Siswa Bangun Budaya Peduli Lingkungan



PATI – MTsN 1 Pati menggelar aksi bersih lingkungan secara serentak dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD), Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan diawali apel pagi yang dipimpin Wakil Kepala Madrasah (Waka) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Ah. Zaenal Arifin. Apel diikuti guru, pegawai, serta seluruh siswa MTsN 1 Pati.


Dalam sambutannya, Arif menegaskan bahwa momentum WCD perlu diwujudkan melalui kebiasaan nyata dalam menjaga lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan status MTsN 1 Pati sebagai madrasah Adiwiyata yang diproyeksikan menuju Adiwiyata Mandiri.


“Gelar Adiwiyata bukanlah madrasah yang hanya bersih dan banyak tanaman, tetapi perlu adanya kepedulian, kesadaran, dan tanggung jawab dari kalian semua untuk ikut menjaga lingkungan,” ujar Arif.


Ia mengajak seluruh warga madrasah membangun kedisiplinan dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, mematikan lampu dan kipas angin yang tidak digunakan, serta menggunakan air bersih secara bijak, terlebih di tengah musim kemarau.


“Mari kita bersama-sama melestarikan lingkungan madrasah ini agar kelak generasi penerus atau adik-adik kelas dapat terus menikmati keasrian alam di sini,” ajaknya.


Dari Pengelolaan Sampah hingga Penghematan Energi


Aksi WCD di MTsN 1 Pati diisi dengan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan. Di antaranya kerja bakti kebersihan, pemeliharaan fasilitas cuci tangan, sosialisasi penghematan air dan energi melalui pemasangan stiker, penghijauan dan pemeliharaan tanaman, serta pengelolaan sampah berbasis pemilahan.


Kepala MTsN 1 Pati Wahyu Hidayat mengatakan, karakter peduli lingkungan perlu dibangun melalui kedisiplinan setiap individu dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.


“Kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah kita bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan cerminan dari karakter kita bersama,” ungkap Wahyu.


Menurutnya, momentum WCD menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran kepada siswa agar terbiasa menjaga fasilitas madrasah, termasuk dalam pengelolaan sampah, penghematan energi, dan penggunaan air.


Sementara itu, Seksi Adiwiyata MTsN 1 Pati Wahyu Jalaluddin menekankan pentingnya keterlibatan seluruh warga madrasah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan budaya peduli lingkungan.


 “Kami terus mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan ini menjadi budaya keseharian di MTsN 1 Pati. Aksi bersih bersama ini adalah langkah awal agar para murid terlatih merawat lingkungan belajar mereka sendiri secara mandiri dan berkelanjutan,” tutur Jalaluddin.





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama